Dinas Sosial Jenponto Gelar Launching Pelabelan Rumah KPM PKH

samsir, 13 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO -  Kamis, 13 Februari 2020, bertempat di kantor Desa Pallatikang, Kecamatan Bangkala. Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menggelar launching pelabelan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bagi peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam kesempatan itu dihadiri, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Provinsi Sulsel, Kasmin, Kadinsos Jeneponto, Muh Rusli Ramli, Ketua DPRD, Hajja Salmawati, ketua Komisi IV DPRD pada Bidang Sosial, Kaharuddin Gau, ketua koordinator PKH, Sandra Dewi serta aparat Desa Pallatikang dan sejumlah anak KKN UMI.

Menurut ketua koordinator PKH tingkat Kabupaten, Shandra Dewi, kegiatan itu terlaksana atas inisiatif anak KKN Mahasiswa UMI yang difasilitasi oleh pemerintah desa dan bekerjasama Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto.

Dikatakan Shandra, tujuan utama pemasangan label di rumah KPM - PKH untuk memberi pengumuman kepada masyarkat bahwa inilah peserta PKH. Sambil menunggu masukan dari masyarakat layak atau tidak layak menerima PKH.

"Jadi pelabelan rumah ini, semacam pemberitahuan kepada PKM. Apakah rumahnya siap dipasangi label atau tidak," katanya.

"Jadi yang dipasangi label mereka yang betul betul peserta penerima PKH ditulis di rumahnya "Kami Termasuk Dalam Kategori Keluarga Miskin". Kalau penerima sadar pasti mereka akan malu dipasangi label rumahnya karena kondisinya sudah tidak layak lagi," kata dia lagi.

Selain itu, harapannya ketika labelisasi ini terpasang di rumah - rumah KPM PKH, tentu ada efek bagi peserta penerima PKH itu sendiri, yang sudah tidak layak lagi menerima bantuan dalam bentuk apapaun dari Kementerian Sosial.

Olehnya itu. Pihaknya akan terus melakukan upaya, mendatangi rumah penerima PKH. Karena ada target setiap satu bulan pendamping PKH harus ada graduasi. Pendamping PKH harus mengraduasi mandiri 8 persen dari peserta PKH yang mereka dampingi.

Berbicara sanksi, ia juga menegaskan. Kementerian Sosial sudah mengisyaratkan sanksi bagi peserta penerima PKH. Baik sanksi pidananya ataupun denda.

"Cuma, karena ini langkah awal, kita lakukan pendekatan secara presuasif dulu. Dan kalau mereka masih tetap ngotot manjadi peserta PKH maka secara otomatis saya akan keluarkan tanpa pertimbangan," tegasnya.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu